Friday, 6 February 2015

profil negara jerman

Profil Negara Jerman

profil negara jerman
BENDERA JERMAN
 profil negara jerman - Jerman merupakan Negara Republik Federal dan menganut sistem pemerintahan Demokrasi Parlementer. Jerman dipimpin oleh  603 anggota Bundestag (Dewan Perwakilan Rakyat), 69 anggota Bundestrat (Majelis Permusyawarah Rakyat) dan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dipimpin oleh seorang Kanselir (Presiden). Negara ini terdiri atas 16 negara bagian sejak reunifikasi 3 Oktober 1990 dengan ibu kota Negara nya yaitu Berlin.

 Profil Negara Jerman
 1. Ibu Kota        : Berlin
2 Keadaan Alam      
  •  Iklim                      : Iklim sub-tropik
  • Gunung Tertinggi             : Gunung Zugspitze
  • Sungai yang mengalir    : Sungai  Rhein, Oder, Elbe, Weser
3.Penduduk Meliputi    :
  •  Suku/Penduduk asli    : Nordik, Jerman
  • Bahasa Resmi        : Bahasa Jerman
  • Agama            : Kristen Protestan
4. Perekonomian 
  •  Ekspor        : Otomotif, elektronik, kapal, pesawat,senjata,mesin, alat berat,farmasi, kimia, tekstil, baja,alat pertanian, alat transportasi,optik
  •  Impor        : Kopi, Bahan makanan, Minyak bumi, gas, elektronik
  •  Mata uang  : Deutche Mark/ Euro
5. Bentuk Pemerintahan     : Republik Federal
6. Lagu Kebangsaan    : Das Lied der Deutschen
7. Batas wilayah 
  • Utara = Denmark, Laut utara
  • Selatan = Swiss, Austria
  • Timur = Polandia, Ceko
  • Barat = Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis

Pemerintahan dan pembagian administrasi

Negara Jerman adalah negara demokrasi parlementer. Pemerintahan sehari-hari dipegang oleh seorang kanselir, yang berperan seperti perdana menteri di negara lain dengan bentuk pemerintahan serupa. Selain Jerman, Austria juga memiliki kanselir. Posisi kanselir diraih secara otomatis oleh kandidat utama partai pemenang pemilihan umum federal. Terdapat enam partai politik utama di Jerman, dengan tiga yang terbesar (dua di antaranya membentuk koalisi permanen), yaitu SPD (demokrat sosial, berhaluan kiri progresif) dan CDU/CSU (kristen demokrat/sosialis yang berhaluan kanan konservatif). Partai-partai lainnya adalah FDP (demokrat liberal), Bündnis 90/Die Grüne (kiri hijau), dan Die Linke (berhaluan kiri, merupakan gabungan dari partai komunis dan pecahan SPD). Jabatan presiden lebih banyak bersifat seremonial, meskipun ia dapat menyetujui atau tidak menyetujui beberapa hal penting.
Parlemen dikenal sebagai Bundestag, yang anggota-anggotanya dipilih. Partai yang memerintah adalah partai dengan koalisi dominan di dalam parlemen ini. Selain Bundestag terdapat pula Bundesrat, yang anggota-anggotanya adalah perwakilan pemerintahan negara-negara bagian. Bundesrat sering disamakan dengan senat, meskipun pada kenyataannya memiliki wewenang yang berbeda.
Secara administrasi, Jerman adalah negara federasi (Bundesland) dengan 13 negara bagian (Flächenland; yaitu Baden-Württemberg, Freistaat Bayern atau Bavaria, Brandenburg, Hessen, Mecklenburg-Vorpommern, Niedersachsen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, Saarland, Freistaat Sachsen, Sachsen-Anhalt, Schleswig-Holstein, dan Freistaat Thüringen) dan tiga kota setingkat negara bagian (Stadtstaaten atau Stadtländer, yaitu Berlin, Bremen, dan Hamburg). Negara-negara bagian ini dibentuk secara bertahap semenjak berakhirnya Perang Dunia II sebagai penyederhanaan atas garis batas negara bagian peninggalan masa Reich Jerman yang lebih bersifat feodalistik. Negara bagian diperintah oleh seorang perdana menteri (Ministerpräsident) lengkap dengan kabinetnya. Terdapat pula parlemen tingkat negara bagian. Setiap negara bagian mengirim wakil-wakil (anggota kabinet, tidak dipilih langsung) ke Bundesrat.

Ibukota
Luas (km²)
Populasi
35,752
10.753.880
70.549
12.538.696
892
3.460.725
29.477
2.503.273
404
660.999
755
1.786.448
21.115
6.067.021
23.174
1.642.327
47.618
7.918.293
34.043
17.845.154
19.847
4.003.745
2.569
1.017.567
18.416
4.149.477
20.445
2.335.006
15.763
2.834.259
16.172
2.235.025

Unit kesatuan komunitas terendah (aras pertama) adalah Gemeinde, yang dapat merupakan gabungan dari beberapa desa atau kota kecil. Beberapa Gemeinde akan membentuk satuan komunitas lebih besar yang disebut Kreis (diterjemahkan sebagai distrik) sebagai aras kedua. Sejumlah Kreis membentuk negara bagian, tetapi di Bayern terdapat satuan komunitas aras ketiga yang dikenal sebagai Bezirk. Untuk melancarkan administrasinya, pemerintahan di banyak negara bagian membentuk Regierungsbezirk untuk membantu tata laksana administrasi. Di negara bagian kota (Stadtländer), pembagian wilayah hanya bersifat administratif, bukan perwakilan masyarakat.

Sistem Politik

Pasca PD II Jerman terbagi dua atas perjanjian Postdam 2 Agustus 1945 dimana Jerman Barat atau Republik Federasi Jerman (Bundes Republic Deutchland) dengan ibukotanya Bonn di bawah kekuasaan Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, sedangkan Jerman Timur atau Republik Demokrasi Jerman (Deutche Demokratische Republik) dengan ibukota Berlin di bawah kekuasaan Uni Soviet.
Setelah berakhirnya PD II dan terpisahnya kedua wilayah tersebut Jerman Barat sudah mampu membangun berbagai aspek negaranya di berbagai bidang seperti             sosial politik dan perekonomian, sehingga 1955 sekutu melepaskan negara Jerman Barat yang dianggap sudah mampu berdiri sendiri ini. Akibatnya tercatat pada tahun 1949-1961 sekitar 120.000 orang penduduk Jerman Timur berusaha menyebrangi perbatasan dan masuk ke wilayah Jerman Barat. Pemerintah Jerman Timur akhirnya mendirikan tembok yang memanjang mengelilingi kota Berlin Barat sepanjang 160 Km² dan kemudian tembok tersebut diberi nama Tembok Berlin.
Hal tersebut terjadi karena ketidak mampuan pemerintah Jerman Timur dalam membangun negara dan mengayomi rakyatnya terbukti dengan penerapan ideologi sosialisme yang telah mengunci pikiran rakyat sedemikian rupa sehingga tidak dapat menyampaikan pemikiran lain selain apa yang dikeluarkan apa yang dikemukakan pemerintahnya. Ideologi ini dianggap gagal untuk mengatur pemerintahan di negara Jerman Timur ditambah lagi kekecewaan rakyat karena terjadinya krisis ekonomi di negara tersebut, sentralisasi politik dan ekonomi sleama 40 tahun yang mengakibatkan berbagai kemrosotan dan kemunduran perokonomian, 1980 rezim komunis dan ekonomi Eropa yang semakin terpuruk, Hongaria yang membuka akses menuju negara-negara barat, munculnya pemikiran Glasnot dan Perestroika oleh Gorbacev yang menyadarkan rakyat Jerman Timur akan keburukan sistem komunis dan membandingkannya dengan kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh Eropa Barat terutama Jerman Barat, beberapa peristiwa tersebut yang menyebabkan terjadinya imigrasi besar besaran ke Jerman Barat dan tahun 1989 seperti presiden Eric Honeker yang mengundurkan diri akibat krisis pemerintahan di Jerman Timur. 9 November 1948 awalnya pemerintah Jerman Timur mengumumkan bahwa adanya larangan beremigrasi ke Jerman Barat namun dalam hitungan detik warga Jerman Barat dan Timur bersatu dalam menghancurkan tembok pembatas tersebut. Sehingga pada hari tersebut pemerintah langsung mengumumkan bahwa Tembok Berlin sudah tidak berfungsi lagi sebagai pembatas dan jalur keluar masuk antara Jerman Barat dan Timur dinyatakan terbuka.
            Sejak tahun 1990 setelah Jerman bersatu bentuk pemerintahannya mengadopsi sistem sosialisme-demokrasi sebagai ideologi negaranya. Berbentuk negara federasi dengan 16 negara bagian. Pemerintahannya dipimpin oleh seorang Kanselir, Bundestag sebagai Dewan Perwakilan Rakyat, Bundestrat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat negara bagian, serta Mahkamah Konstitusi Federal sebagai penyeimbang hak-hak rakyat.

1.    PENDIDIKAN
Politik pendidikan Jerman ditentukan di Negara bagian. Salah satunya mengenai biaya pendidikan yaitu dibeberapa Negara bagian diberlakukan politik pendidikan gratis. Berlaku untuk semua tingkat pendidikan. Dana tersebut didapat dari pembebanan pajak yang tinggi kepada masyarakat namun hasilnya dikembalikan kepada rakyat untuk bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Kualitas pendidikan Jerman tidak diragukan karena didukung oleh perkembangan teknologi yang modern bersaing dengan Amerika Serikat dan Jepang. Hal tersebut mendukung kualitas pendidikan di Jerman termasuk fasilitas-fasilitas yang tersedia pada setiap universitasnya. Di Jerman, jenjang pendidikan Pra Perguruan Tinggi itu hanya ada 2 macam, yaitu pendidikan dasar (Grundschule) dan pendidikan lanjutan (Gymnasium,Realschule, atau Berufschule). Kalau di Indonesia, pendidikan Pra Perguruan Tinggi ada 3 macam, yaitu SD-SMP-SMA. Dari sisi waktu juga berbeda, di Indonesia memerlukan waktu 12 tahun (normal) sebelum ke jenjang Perguruan Tinggi, sedangkan di Jerman butuh waktu 13 tahun.

2.     Kebudayaan
Kebudayaan Jerman muncul sebelum terbentuknya negara Jerman itu sendiri. Berikut nilai-nilai budaya yang mengakar kuat seperti filosofi, literature, akademi, musiik ataupun seni pertunjukan.
Filosofi
Sejak zaman pertengahan (middle ages) Jerman telah menjadi tanah air bagi beberapa filusuf yang mempunyai pengaruh besar bagi perkembangan dunia, diantaranya :
Albertus Magnus, Kant, Hegel, Karl Marx, Engels, Hebermas, Horkheimer, Adorno, Martin Luther.
Musisi
Tokoh-tokoh musisi yang terlahir di Jerman seperti beberapa tokoh-tokoh music klasik dunia
 : Bach, Beethoven, Brahms, dan masih banyak lagi para musisi yang memperoleh inspirasi di negara Jerman.
Jerman juga menjadi rumah bagi festival musik modern seperti : The Rock Iam The Ring Festival, Hurricane, dan lain-lain.
Sastrawan
Bagi penggemar literature nama Goethe dan Schiller sudah pasti tidak asing lagi. Para pujangga ini berasal dari kota Weimar, Jerman. Patung Goethe dan Schiller diabadikan di negara Jerman sebagai penghargaan kepada kedua tokoh tersebut yang dianggap telah mengharumkan negara Jerman dengan puisi-puisinya yang begitu menyentuh.
Selain itu Jerman menjadi tuan rumah bagi pertunjukan seni para artis berupa teater dan opera. Pemerintah Jerman juga sebagai pihak yang menanggung seluruh biaya dalam setiap penyelenggaraan pagelaran seni di negara tersebut. Kerjasama yang baik antara pemerintah dan warga negaranya dalam terselenggarnya kegiatan seni di Jerman merupakan contoh nyata dalam mempertahankan kebudayaan nilai-nilai dari suatu negara yang patut di jaga.

Keadaan alam
Peta topografi Jerman dengan pembagian wilayah Negara bagian dan negara-negara berbatasan. Jerman terletak di Eropa bagian tengah dan berbatasan langsung dengan sembilan Negara. Di sebelah barat berbatasan dengan Belanda, Belgia, Luksemburg, dan Perancis; di sebelah selatan berbatasan dengan Swiss dan Austria; di sebelah timur berbatasan dengan Ceko dan Polandia; dan di sebelah utara berbatasan dengan Denmark. Apabila tetangga di seberang laut (Laut Baltik) juga dihitung, maka Jerman juga bertetangga dengan Swedia. Negara ini mempunyai luas total 357.021 km2 (137,847 mil²), terdiri dari luas daratan 349.223 km2 (134,836 mil²) dan luas lautan 7.798 km2 (3,011 mil²). Jerman merupakan negara terluas ketujuh di Eropa dan ke-62 di dunia.
Wilayah Negara ini sekarang adalah hasil dari Perang Dunia II dan sebelumnya memiliki cakupan yang jauh lebih luas, mencakup bagian dari Polandia, Ceko, serta Kaliningrad (atau Königsberg, sekarang dikuasai Rusia). Wilayahnya pernah pula terpecah secara politik sejak tanggal 7 Oktober 1949 hingga tanggal 3 Oktober 1990, di saat bagian timur negara ini dikuasai oleh rezim komunis dan bernama Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur, atau Deutsche Demokratische Republik disingkat DDR).
Secara umum, topografi Jerman adalah dataran rendah di utara dan wilayah berbukit-bukit di bagian selatan. Puncak tertingginya adalah Zugspitze setinggi 2.962 meter dpl yang merupakan bagian dari sistem Pegunungan Alpen di perbatasan dengan Austria. Titik terendah Jerman adalah Wilstermarsch (Rawa Wilster), deikat Steinburg di bagian utara, yaitu -3,54 meter dpl. Pegunungan di Jerman rata-rata berketinggian menengah sampai agak tinggi, yaitu antara 500-1000 meter. Beberapa yang penting adalah Pegunungan Alpen, Schwarzwald ("Rimba Hitam"), Pegunungan Erz, Rhoen, Rothaargebirge (Pegunungan Rothaar), Pegunungan Rhein (mencakup wilayah Perbukitan Eifel, Bergisches Land, Sauerland, Siegerland, Westerwald, dan Taunus), Thüringischer Wald, dan Pegunungan Harz. Sungai-sungai yang mengalir cukup besar sehingga beberapa dapat dilayari oleh kapal berukuran sedang hingga jauh ke hulu, seperti Sungai Rhein, Sungai Elbe, Sungai Donau, Sungai Weser, dan Sungai Main. Danau terluas berada di selatan, yaitu Danau Konstanz (Bodensee) dengan tiga pulau kecil: Mainau, Reichenau, dan Lindau. Selain itu terdapat banyak danau lainnya, seperti Chiemsee dan Danau Mueritz.
Jerman memiliki pantai yang berhadapan dengan Laut Baltik di timur dan Laut Utara di bagian barat. Di pantai bagian barat terdapat padang gumuk (sand dune) yang luas yang terlindungi oleh Kepulauan Frisia Utara dan Kep. Frisia Timur; selain itu terdapat pulau wisata Helgoland. Beberapa pulau kecil di lepas pantai timur menjadi tempat wisata, seperti Pulau Ruegen, Pulau Fehmarn, dan Pulau Usedom. Sumber daya alam yang banyak ditemukan adalah bijih besi, batu bara, kayu, lignit, uranium, tmbaga, gas alam, nikel, dan air.

Hubungan Bilateral Indonesia – jerman

Kerjasama bilateral di bidang politik memberikan gambaran yang cukup baik sebagaimana tercermin pada sikap pemerintah Jerman untuk mendukung keutuhan wilayah dan negara Republik Indonesia dan good governance.
Namun demikian terdapat beberapa kelompok kecil/perorangan yang mensponsori kegiatan/pertemuan yang membicarakan masalah-masalah berkaitan dengan separatisme.
Satu Yayasan bernama ‘Friedrich Ebert Stiftung’ pernah mengadakan seminar mengenai Papua di Berlin pada bulan Juni 2003. Yayasan tersebut juga akan mengadakan seminar serupa di Berlin pada tanggal 21-23 Maret 2007 dengan tema ‘’Autonomy for Papua :Progress and Failure in implementing Special Autonomy’’ yang menurut rencana akan menghadirkan pejabat Kemlu Jerman dan anggota Parlemen.
Di bidang militer, kerjasama kedua negara dibatasi pada bidang pendidikan dan pengadaan peralatan untuk pemeliharaan, terutama alat utama yang berasal dari Jerman. Kebijakan kerjasama pendidikan yang ada berdasarkan persetujuan Kementerian Pertahanan kedua negara sejak Mei 1972. Jalinan hubungan dimaksud lebih pada pengembangan
kepemimpinan Angkatan Bersenjata (AB) dalam tatanan negara yang lebih demokratis. Hubungan politik kedua RI-Jerman memperoleh “boost” ketika pada tanggal 14 Mei 2003, Kanselir Jerman, Gerhard Schröder, melakukan kunjungan ke Indonesia. Kunjungan ini memiliki arti sangat penting karena merupakan kunjungan seorang Kepala Pemerintahan negara anggota UE yang pertama setelah peristiwa bom Bali tahun 2002 dan terlaksana di
tengah ancaman wabah SARS.
Dalam masa Presidensi UE dan jabatannya sebagai Ketua G-8, prioritas dan isu kunci yang menjadi perhatian Jerman di Indonesia antara lain adalah:
– Kelanjutan dukungan bagi pembangunan di Aceh;
– Pembangunan di Papua;
– Kerjasama counter-terrorism
– Penghormatan HAM
– dan lain-lain

Kerjasama Ekonomi
Jerman merupakan salah satu mitra utama perdagangan luar negeri RI. Sedangkan bagi Jerman, Indonesia tidak termasuk mitra perdagangan utama. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia hanya berada di urutan 30-an dalam daftar negara asal impor, dan di urutan 40-andalam daftar negara tujuan ekspor Jerman.
Ekspor Indonesia ke RFJ antara lain komoditi non-migas, seperti ikan segar dan olahan, sayur dan buah kalengan, coklat, minyak nabati, margarin, rempah-rempah, bungkil, kopi, tembakau, karet alam, selulosa, lemak/minyak untuk mesin lainnya, kain tenun sutera, kayu lapis dll. Sedangkan, impor Indonesia meliputi mesin-mesin industri tekstil/kulit industri, pompa dan kompresor, kendaraan berat, dan lain-lain. Impor utama Indonesia dari RFJ adalah mesin untuk mengerjakan tekstil dan kulit, mesin cetak dan kertas, kendaraan bermotor darat, mesin-mesin pembangkit tenaga, produk elektronik, bahan pewarna tir, pompa dan kompresor, mesin industri.

Demikian penjelasan sigkat tentang  Profil Negara jerman dan bila ada kesalahan dalam materi ini silahkan berkomentar di bawah , oke sob sekian dari saya terima kasih

BACA JUGA

Profil Negara Portugal

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMETAR

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes