Friday, 10 June 2016

Profil Negara Brunei Darussalam

profil negara brunei darussalam
Brunei Darussalam adalah Negara kecil di kawasan benua asia tenggara yang terkenal sebagai Negara makmur nan kaya  yang letaknya dekat dengan Negara Indonesia  memiliki wilayah seluas 5.765 km² yang menempati pulau Borneo dengan garis pantai seluruhnya menyentuh Laut Cina Selatan. Wilayahnya dipisahkan ke dalam dua negara bagian di Malaysia yaitu Sarawa , jumlah penduduk  brunai sangat lah sedikit dengan perkiraan tahun 2013  sekitar     415,717 jiwa saja
setelah Singapura Brunei Darussalam memiliki Indeks Pembangunan Manusia tertinggi kedua di Asia Tenggara dan termasuk sebagai Negara maju dan terkaya di dunia kelima 5 dari 182 negara yang ada dengan  memiliki  produk domestik bruto per kapita terbesar kelima di dunia menurut Dana Moneter Internasional hal yang menarik dari Negara brunai ialah memiliki ketegasan syariat islam baik dalam bidang pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Profile Negara Brunei Darussalam

  1. Nama resmi : Negara Brunei Darussalam
  2. Lagu kebangsaan: Allah Peliharakan Sultan
  3. Motto: Selalu menuruti arahan Tuhan
  4. Ibu kota (dan kota terbesar) : Bandar Seri Begawan
  5. Bahasa resmi : Melayu
  6. Pemerintahan : Monarki absolut Islam
  7. nama  Sultan : Hassanal Bolkiah
  8. Luas wilayah : Total : 5.765 km2 – Air (%) : 8.6%
  9. Penduduk : – Perkiraan Juli 2008 : 381,371 jiwa dengan jumlah  Kepadatan : 66/km2
  10. Mata uang : Brunei dollar (BND)

Asal-usul Brunei


Pada Batu Tarsilah tertulis Silsilah Raja-Raja Brunei yang dimulai dari Awang Alak Betatar, raja yang mula-mula memeluk agama Islam (1368) sampai kepada Sultan Muhammad Tajuddin (Sultan Brunei ke-19, memerintah antara 1795-1804 dan 1804-1807).
di antara kerajaan-kerajaan di tanah Melayu Brunei adalah sebuah negara tertua. diperoleh berdasarkan kepada catatan Arab, Cina dan tradisi lisan. Dalam catatan Sejarah Cina dikenal dengan nama Po-li, Po-lo, Poni atau Puni dan Bunlai. Dalam catatan Arab dikenali dengan Dzabaj atau Randj.
dari Syair Awang Semaun terdapat catatan tradisi islam dimana kata brunai berasal dari baru nah yaitu setelah sebuah rombongan klan / suku Sakai yang dipimpin Pateh Berbai pergi ke Sungai Brunei mencari tempat untuk mendirikan negera baru. Setelah mendapatkan kawasan tersebut yang memiliki kedudukan sangat strategis yaitu diapit oleh bukit, air, mudah untuk dikenali serta untuk transportasi dan kaya ikan sebagai sumber pangan yang banyak di sungai, maka mereka pun mengucapkan perkataan baru nah yang berarti tempat itu sangat baik, berkenan dan sesuai di hati mereka untuk mendirikan negeri seperti yang mereka inginkan. Kemudian perkataan baru nah itu lama kelamaan berubah menjadi Brunei.
Penduduk Brunai dahulu pernah menganut agama Hindu-Buddha dimana terdapat bukti Replika stupa karena sebagai sebuah kebiasaan agama Hindu-Buddha para musafir atau orang yang berpergian apabila mereka sampai di suatu tempat, mereka akan mendirikan stupa sebagai tanda serta pemberitahuan mengenai kedatangan mereka untuk mengembangkan agama tersebut di tempat itu.sementara mengenai mengenai kedatangan agama Islam di Brunei terdpat bukti sejarah berupa Replika batu nisan P'u Kung Chih Mu, batu nisan Rokayah binti Sultan Abdul Majid ibni Hasan ibni Muhammad Shah Al-Sultan, dan batu nisan Sayid Alwi Ba-Faqih yang dibawa oleh musafir sehingga agama Islam itu berpengaruh dan mendapat tempat baik penduduk hingga  keluarga kerajaan Brunei.hingga sekarang
sejak Syarif Ali diangkat menjadi Sultan Brunei ke-3 pada tahun 1425  Islam mulai berkembang dan menyebar dengan pesat di seluruh kawasan brunai sultan yang sebelumnya mengahwini puterinya dengan Syarif Ali. Sultan Syarif Ali adalah seorang Ahlul Bait dari keturunan / pancir dari Cucu Rasulullah Shalallahualaihi Wassallam yaitu Amirul Mukminin Hasan / Syaidina Hasan sebagaimana yang tercantum dalam Batu Tarsilah / prasasti dari abad ke-18 M yang terdapat di Bandar Sri Begawan, Brunei. Keturunan Sultan Syarif Ali ini kemudian juga berkembang menurunkan Sultan-Sultan disekitar wilayah Kesultanan Brunei yaitu menurunkan Sultan-Sultan Sambas dan Sultan-Sultan Sulu.
Sementara Kata Darussalam, di ambil dari istilah bahasa arab yang berarti  "Tempat yang Damai", dicantumkan setelah kata Brunai pada abad ke-15 oleh Sultan ke-3, Syarif Ali,

Pemerintahan Dan Politik

profil negara brunei darussalam
Kerajaan Brunei Darussalam adalah negara pemerintahan monarki absolut dengan Sultan yang menjabat sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, merangkap seagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan dengan dibantu oleh Dewan Penasihat Kesultanan dan beberapa Menteri. Sultan Hassanal Bolkiah yang gelarnya diturunkan dalam wangsa yang sama sejak abad ke-15, ialah kepala negara serta pemerintahan Brunei. Baginda dinasihati oleh beberapa majelis dan sebuah kabinet menteri, walaupun baginda secara berkesan merupakan pemerintah tertinggi. Media amat memihak kerajaan, dan kerabat kerajaan melestarikan status yang dihormati di dalam negeri.
Brunei Darussalam tidak memiliki dewan legislatif, namun pada bulan September 2000, Sultan bersidang untuk menentukan Parlemen yang tidak pernah diadakan lagi sejak tahun 1984. Parlemen ini tidak mempunyai kuasa selain menasihati sultan. Disebabkan oleh pemerintahan mutlak Sultan, Brunei menjadi salah satu negara yang paling stabil dari segi politik di Asia.
Pertahanan Keamanan Brunei mengandalkan perjanjian pertahanan dengan Inggris di mana terdapat pasukan Gurkha yang terutama ditempatkan di Seria. Jumlah pertahanan keamanannya lebih kecil bila dibandingkan dengan kekayaannya dan negara negara tetangga. Secara teori, Brunei berada di bawah pemerintahan militer sejak pemberontakan yang terjadi pada awal dekad 1960-an. Pemberontakan itu dihancurkan oleh laskar-laskar Britania Raya dari Singapura.
Brunei memiliki dengan hubungan luar negeri terutama dengan negara negara ASEAN dan negara negara lain serta ikut serta sebagai anggota PBB. Kesultanan ini juga terlibat konflik Kepulauan Spratly yang melibatkan hampir semua negara Asean (kecuali Indonesia, Kamboja, Laos dan Myanmar), RRT dan Republik Tiongkok. Selain itu terlibat konflik perbatasan laut dengan Malaysia terutama masalah daerah yang menghasilkan minyak dan gas bumi. Brunei menuntut wilayah di Sarawak, seperti Limbang. Banyak pulau kecil yang terletak di antara Brunei dan Labuan, termasuk Pulau Kuraman, telah dipertikaikan oleh Brunei dan Malaysia. Bagaimanapun, pulau-pulau ini diakui sebagai sebagian Malaysia di tingkat internasional.

Penduduk
Dua pertiga jumlah penduduk Brunei Darussalam adalah orang Melayu. Sekitar 15 persennya adalah orang orang Tionghoa Bahasa resmi Negara brunai adalah bahasa Melayu namun bahasa Tionghoa. Bahasa Inggris juga dituturkan secara meluas dan hampir semua penduduk brunai menguasai  Bahasa Inggris Islam adalah agama resmi negara, meskipun agama-agama lain tetap diizinkan.untuk di anut sebagian penduduknya
Wilayah
Brunei dibagi menjadi dua bagian yang tidak terhubung, dipisahkan oleh lembah Sungai Limbang Sarawak. Hutan lebat menutupi sekitar 70 persen wilayah negara. Iklim Brunei tropis, dengan suhu dan kelembaban tinggi serta hujan deras
Ekonomi
Minyak dan gas alam menjadi andalan Negara Brunei Darussalam membentuk hampir semua ekspor dan menyumbang lebih dari setengah kekayaan Brunei. Kegiatan ekonomi tradisional pertanian dan perikanan telah menurun, dan Brunei harus mengimpor sebagian besar makanan.
Di Brunei hampir setengah angkatan kerja di pekerjakan oleh pemerintah, Negara brunai juga  menyediakan pendidikan gratis, perawatan medis, dan banyak layanan sosial lainnya. Serta Orang Brunei bebas  pajak penghasilan.
..
sumber : wikipedia

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMETAR

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes