Thursday, 8 September 2016

Nama nama Shalat Sunnah


 shalat sunnah yaitu shalat yang hukumnya sunnah artinya bila di kerjakan dapat pahala bila di tinggalkan tidak berdosa , namun sebagai seorang muslim yang baik alangkah baiknya kita memperbanyak amalan bukan yang hanya sifatnya wajib tapi juga yang sifatnya sunnah untuk menambah pahala serta Ridho Nya
Nama nama Shalat Sunnah
Selain shalat wajib dalam islam kita mengenal dengan

Shalat sunnah mempunyai banyak manfaat dan fadilah tersendiri sesuai dengan shalat sunnah yang akan kita kerjakan sebagai contoh shalat sunnah tahajud shalat yang satu ini yaitu kita di beri Jaminan masuk surga oleh Allah Swt sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda:
Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, salat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).

Adapun shalat sunnah mempunyai nama yang cukup banyak dan dalam artikel kali ini saya akan menjelaskan beberapa Nama nama Shalat Sunnah serta dalil dalil yang menguatkannya 

Nama nama Shalat Sunnah

1. Shalat sunnah dhuha
Shalat sunnah dhuha adalah shalat sunnah yang sangat di anjurkan oleh Rasulullah Saw dimana shalat ini cara mengerjakan nya di kerjakan di pagi hari atau waktu dhuha sekitar jam 07 sampai menjelang dhuhur sekitar jam 11.00 Waktu terbaik adalah dengan mengakhirkan sampai waktu agak siang (panas). Kira-kira antara jam 8 sampai jam 9.30. Hukum salat Dhuha adalah sunnah muakkad yang artinya sunnah yang sangat di anjurkan oleh rasulullah Saw . Jumlah rakaatnya paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat, adapun salah satu dalilnya adalah sebagai berikut
"Siapapun yang melaksanakan salat duha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (H.R Tirmidzi)

2. Shalat sunnah tahajud

Nama Shalat Sunnah yang ke dua ialah Sholat sunnah Tahajud adalah shalat malam yang di kerjakan di malam hari dengan syarat sudah tidur di malam hari walau hanya semenit saja karena jika tidak tidur bukan di namakan dengan  Sholat Tahajud tapi tercatat sebagai shalat sunnah malam biasa karena  para ulama membagi shalat malam itu menjadi dua, yaitu Qiyamullail dan Tahajjud, Qiyamullail lebih umum dari Tahajjud, Qiyamullail adalah shalat malam boleh tidur dulu atau tidak tidur dahulu, namun Tahajjud adalah harus tidur terlebih dahulu.
adapun dalil yang menguatkannya mengenai shalat tahajud adalah sebagai berikut

Firman Allah SWT yang artinya :
“Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)

Untuk jumlah rakaat sholat tahajud  minimal dikerjakan sebanyak dua rakaat, sementara maksimalnya ada yang mengetakan 12 ada juga tanpa batas namun yang sering di lakukan  Rasullulah adalah 8 rakaat di tambar witir 3 rakaat adapun penjelasan  lengkapnya baca tata cara sholat tahajud

3.  Shalat  rawatib

Shalat Rowatib adalah shalat sunnah yang mana waktu pelaksanaan nya  mengiringi shalat wajib  lima waktu. Shalat tersebut dilakukan sebelum atau sesudah shalat wajib 5 waktu .Sholat  Rawatib yang dikerjakan sebelum sholat fardu biasa di sebut dengan shalat rawatib qobliyah, sedangkan Sholat Sunat Rawatib yang dikerjakan sesudah sholat wajib disebut shalat  rawatib bakdiyah
Adapun dalilnya yang menguatkannya adalah sebagai berikut Sabda Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya
“Tidaklah seorang muslim mengerjakan shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat shalat sunnah karena Allah, kecuali Allah akan membangunkan sebuah rumah baginya di Surga atau di bangunkan baginya sebuah rumah di Surga” [HR. Muslim no. 728]

"Dari Abdullah bin Mughaffal radhiallahu anhu , ia berkata: "Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam , ‘Di antara dua adzan itu ada shalat, di antara dua adzan itu ada shalat, di antara dua adzan itu ada shalat. Kemudian pada ucapannya yang ketiga beliau menambahkan: ‘bagi yang mau". (Muttafaq ‘alaih)"

Adapun Rinciannya sebagai berikut:
  1. Sholat empat rakaat sebelum shalat dzuhur dan dua rakaat setelahnya
  2. dua rakaat setelah shalat maghrib
  3. dua rakaat setelah shalat isya 
  4. dua rakaat sebelum shalat subuh.

4. Shalat sunnat taubat
dan nama shalat sunnah yang ke 4 ialah adalah shalat sunnah taubat yang di maksud dengan shalat taubat ialah bagi kita yang terlanjur melakukan sebuah kesalahan atau dosa baik itu dosa kecil maupun dosa besar dengan satu catatan kita berniat tidak akan mengulanginya lagi Shalat sunnat taubat hukumnya adalah sunnat Mu’akkad. Maksudnya yaitu sunnat yang sangat di anjurkan oleh Rosulluloh Saw apa lagi jika kita telah berbuat dosa atau pun maksiat maka kita di anjurkan untuk melakukan sholat taubat ,Seperti yang telah di jelaskan  di dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya  :
Sabda Nabi Muhammad SAW : “Tidak ada dari salah seorang yang pernah berbuat dosa, lalu bangun (bergerak) dan bersuci (berwudhu) lalu mengerjakan shalat, kemudian memohon ampun pada Allah, kecuali Allah akan memberikan ampun untuknya (padanya). Kemudian membaca ayat ini : (Yang artinya) : “Mereka ketika berbuat kejelekan atau menganiaya (berbuat dosa) terhadap dirinya sendiri kemudian mereka (cepat-cepat) berdzikir (ingat) kepada Allah, lantas memohon ampun atas dosa mereka dan siapakah yang mengampuni segala dosa, (tidak ada lain) kecuali hanya Allah. Dan (mereka sadar dan insyaf serta berjanji kepada Allah) tidak akan mengulangi perbuatan mereka (seperti yang telah lewat), maka akan mendapat balasan suatu ampunan dari Tuhan mereka (Allah) dan surga yang mengalir dibawahnya beberapa sungai, (disitulah) tempat mereka yang kekal abadi”. (HR. Abu Dawud, Nasa’I, Ibnu Majah dan Baihaqi).
5. Shalat Gerhana Matahari (Kusuf) Dan Shalat   Gerhana Bulan (Khusuf)
Sesuai namanya maka shalat sunnah ini di kerjakan saat terjadi gerhana baik gerhan matahari atau bulan Shalat kusuf atau shalat khusuf adalah shalat yang dikerjakan dengan tata cara tertentu karena terjadinya gerhana matahari atau gerhana bulan.
Hukum shalat gerhana adalah sunnah mu’akkad sebagaimana shalat gerhana matahari dan dilakukan secara berjamaah.adapun dalilnya
Nabi SAW bersabda:
artinya: Jika kalian melihat kedua gerhana yaitu gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan shalat.” (HR. Bukhari)

6. Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid.
Shalat Tahiyatul Masjid adalah shalat sunah yang dilaksanakan ketika seseorang memasuki masjid sebagai sebuah penghormatan akan rumah Allah yaitu masjid . Hukum melaksanakannya adalah sunah, dikerjakan 2 rakaat sebelum duduk dalam sebuah hadist . Nabi Saw bersabda:yang artinya:
Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) 
 7. Shalat Sunnah Witir
dan yang ke tujuh tentang Nama nama Shalat Sunnah ialah shalat Witir yang mana artti dari witir yakni ganjil.  adapun yang di maksud dengan  Shalat Witir ialah shalat sunah yang dikerjakan pada malam hari setelah shalat Isya’ dengan bilangan rakaatnya ganjil baik di bulan Ramadan maupun diluar bulan Ramadan.
adapun dalilnya ialah  Rasulullaâh shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda :
Artinya  :Jadikanlah akhir shalat kamu di malam hari dengan shalat Witir. (H.R. Muttafaq Alaih
8. Shalat Sunnah Tarawih
Shalat tarawih adalah shalat sunah yang dilaksanakan khusus pada malam ‎hari bulan Ramadhan. Shalat tarawih merupakan amalan sunah pada bulan ‎Ramadhan di samping ibadah-ibadah lain seperti memperbanyak tadarus Al ‎Quran, berzikir, berdoa, mendalami ilmu agama dengan mengikuti pesantren kilat, ‎dan sebagainya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada ‎Allah SWT
Hukum Shalat Tarawih
  Hukum melaksanakannya adalah sunah muakkad, sebagaimana hadis ‎Rasulullah SAW :‎
artinya :“Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang ‎melaksanakan shalat pada malam hari di bulan Ramadhan dengan dilandasi ‎iman dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT maka akan diampuni dosa-‎dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)‎
9. Shalat sunnah hajat

Shalat sunnah  Hajat adalah shalat sunat yang dikerjakan karena seseorang mempunyai maksud atau keperluan dan berharap Allah SWT mengabulkannya. Hajat atau keperluan ini ada yang kepada Allah SWT
Shalat Hajat, ditetapkan atau disyariatkan bagi  yang sedang memiliki kebutuhan atau permasalahan. Dan tentunya, ini lebih khusus  dibandingkan dengan shalat-shalat lain dan memiliki suatu keistimewaan sendiri dari Allah dan Rasulullah saw karena mengikuti sunah rosul
sholat hajat sebenarnya gak jauh berbeda dengan sholat umumnya dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 raka’at dengan salam setiap 2 rakaat. Shalat ini dapat dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan
untuk lebih lengkapnya baca Tata cara dan doa sholat hajat

10. shalat sunnah syukrul wudhu
yaitu shalat sunnah yang di kerjakan kapan saja waktunya selama tidak terlarang untuk mengerjakan shalat maka kita berwudhu dan melakukan shalat sunnah sebagai mana yang di kisah dalam sebuah hadist yang artinya
Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu bahwa Nabi SAW berkata, kepada Bilal radliallahu ‘anhu ketika shalat Fajar (Shubuh): “Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal yang paling utama yang sudah kamu amalkan dalam Islam, sebab aku mendengar di hadapanku suara sandalmu dalam surga”. Bilal berkata; “Tidak ada amal yang utama yang aku sudah amalkan kecuali bahwa jika aku bersuci (berwudhu’) pada suatu kesempatan malam ataupun siang melainkan aku selalu shalat dengan wudhu’ tersebut, berupa shalat yang telah dtetapkan kepadaku” (HR Muttafaq alaih)







0 comments:

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMETAR

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes